Sayang Anak-Sayang Anak bukibuk

Ide membahas topik simple tapi penting ini datang gara-gara setiap berangkat kerja atau lagi jalan selalu senewen tiap ngeliat para orang tua yang secara tidak sadar berjalan sambil menuntun anak berusia dini tapi posisi si anak ada di pinggir jalan yang berhubungan langsung dengan kendaraan, sedangkan si orang tua memposisikan dirinya di pojok jalan, which is supposed to be their child position :/

Kondisi lalu lalang kendaraan itu bisa bikin deg-deg nyess sendiri melihat pemandangan si orang tua dengan tanpa berdosanya sedangkan si anaknya bisa saja mendapat kemungkinan terserempet oleh kendaraan yang melintas 😦

Then gw coba ubek-ubek tips yang simple tapi enak lah untuk bisa dicoba diterapin atau mungkin diingatkan ke bukibuk-onty-om-mom-dadnya baik itu buat ke anak, sepupu, keponakan, atau semua makhluk yang namanya bocah lucu imut unyu-unyu, kasian kan kalau sampe kecium mobil atau bajaj 😛

Kiat Ajari Anak Cara Aman Berjalan Kaki

Mengajari anak cara-cara aman saat berjalan kaki bisa dilakukan sejak dini. Berikut beberapa kiat yang bisa Anda terapkan:

  1. Ajarkan anak pengetahuan dasar soal cara aman berjalan kaki. Salah satunya, agar selalu menggunakan trotoar, mematuhi rambu lalu lintas, dan menggunakan fasilitas penyeberangan jalan yang benar.
    Jika tidak menemukan trotoar, ajari mereka berjalan kaki di sisi jalanan sejauh mungkin dari jalur kendaraan dan berjalan menghadap arus lalu lintas. Jangan membelakangi arah kendaraan yang melaju.
  2. Ingatkan anak untuk menyimpan ponsel, atau perangkat elektronik lain seperti tablet atau konsol permainan ketika berjalan kaki atau menyeberang jalan. Beritahu kepada mereka perangkat tersebut dapat mengganggu konsentrasi dan membuat mereka kurang waspada terhadap situasi membahayakan di jalan raya.
  3. Ajarkan mereka untuk memperhatikan orang lain yang mungkin terganggu perhatiannya saat berjalan kaki. Biasakan mereka untuk tidak sungkan memperingatkan pejalan kaki lain yang berada dalam kondisi membahayakan.
  4. Jika anak Anda memang sangat membutuhkan ponsel untuk menelepon, ajari mereka untuk tidak melakukannya sembari berjalan kaki. Temukan tempat aman untuk melakukannya yang jauh dari jalan raya.
  5. Biasakan mereka untuk mencopot headphone atau setidaknya mengecilkan volume pada perangkat pemutar musik saat beralan kaki, terutama saat menyeberang jalan
  6. Jangan lupa ajarkan mereka untuk menerapkan metode 4T (Tunggu sejenak – Tengok kanan – Tengok kiri – dan Tengok kanan lagi) ketika menyeberang.
  7. Ingatkan anak untuk membiasakan melakukan kontak mata dengan pengendara sebelum menyeberang dan agar mewaspadai mobil yang tengah berbelok. Jangan pernah berlari atau bergerak mendadak saat menyeberang atau berada di sisi jalanan.
  8. Jangan sekadar mengajarkan anak melalui kata-kata. Berikan contoh langsung kepada mereka. Cara ini biasanya akan membantu si kecil untuk lebih mudah memahaminya.

“Kiat ajari anak cara aman berjalan kaki.” http://ayoselamat.org/post/pedestrian. 9 November 2015. 7 Desember 2016 <http://ayoselamat.org/post/pedestrian/kiat-ajari-anak-cara-aman-berjalan-kaki;

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s