Terpekur (baca: tak bisa tidur)

Malam kesekian dengan keluhan yang sama
Ya masih dengan ‘insomnia’

Mungkin aku lupa ada jam kerja dan ada jam rumah
Semua seolah sama, ingin ku sibukkan jiwa demi hilang rasa yang entah apa namanya

Terus saja menekuri hal yang sungguh abstrak tak terjangkau kata
Sekalipun beribu kata coba diejawantah lewat diam dan hening nuansa

Paling-paling nanti tak bisa tidur

Paling-paling esokmu akan mundur, ya mundur dari jam seharusnya

Paling-paling rindumu makin terulur, ya terulur lagi hingga nanti dan nanti

 

Ya sudah nikmati saja, bisa dengan tarian kata dengan si jemari yang nampak tak pernah lelah, atau dengan mata yang seolah berkedip dengan jenaka menjelajah kata demi kata demi kepuasan jiwa

Selamat malam hai nona berkacamata 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s